Febryna Chairunnisa
Sabtu, 08 Juni 2013
Minggu, 02 Juni 2013
Cerpen
Dunia Fantastic
(Karya: Febryna Chairunnisa)
Tokoh : Athalia,Vonny,Azhar,Robert,Raney,Tania
Suatu hari, di
pagi hari Athalia bangun dari tidurnya,setelah itu dia buru-buru untuk mandi
lalu sarapan dan pergi ke sekolah.
Sesampai di
sekolah Athalia bertemu dengan kelima sahabat nya… yaitu Raney,Vonny,Azhar,Robert,dan
Tania mereka bersahabat sudah lama.
“Athalia” teriak
Raney sambil melambaikan tangannya.
“Hai,” teriak
Athalia sambil menghampiri keempat sahabatnya.
“Wah… kayanya
ada yang semangat nih…” kata Azhar.
“Hehe,,iya
nih,,kan masih pagi jadi harus semangat” kata Athalia.
Obrolan mereka
terhenti karena bel sekolah sudah masuk, dan pelajaran pertama adalah Bahasa
yang di bimbing oleh Ms.Pretty.
“Pagi,
anak-anak” sapa Ms.Pretty.
“Pagi, Miss,,,”
kata anak-anak kelas 7.
“Sekarang, kita
pelajari bab selanjutnya” kata Ms.Pretty.
Anak-anak pun
membuka bab selanjutnya sesuai dengan perintah Ms.Pretty,kemudian mereka pun di
jelaskan isi bab tersebut.
Kringgg…
Kringgg… bel berbunyi saatnya istirahat
“Eh,kita ke
perpustakaan yuk,,” seru Vonny.
“Hehe.. tumben
Vonny mau ke perpustakaan,biasanya ke kantin” kata Tania sambil meledek.
“Ih… apaan sih
Tania” kata Vonny sambil kesal.
“Iya deh.. maaf
kan bercanda” kata Tania.
“Sudah-sudah
yuk,, kita ke perpustakan aja sekarang” kata Robert
“Ayo!” Seru
Athalia.
Mereka pun
berjalan menuju perpustakaan yang terletak di samping UKS.
“Siang,pak” sapa
mereka berlima ke salah satu penjaga perpustakaan namanya Pak Nono.
“Siang, ehh ada
Athalia,Azhar,Raney,Tania,Robert,dan…” kata Pak Nono sambil kebingungan karena
kurang hafal dengan Vonny.
“Vonny,pak” kata
Vonny.
“Oh… iya heheh
Vonny” kata Pak Nono.
“haha tuh,Von
makanya jangan ke kantin terus” ledek Tania lagi.
“Sudah-sudah,
disini perpustakaan bukan kantin jadi jangan berisik” kata Raney.
Mereka pun
mencari buku yang mereka ingin kan. Tiba-tiba Althalia menemukan sebuah buku
yang sangat kotor hemm… mungkin buku nya sudah lama tidak dibaca.
“Ini,buku apa ya
?” Tanya Athalia.
Mereka berempat
pun mendekat kepada Athalia.
“Buku nya kotor
banget,tha” kata Robert.
“Iya.. judulnya
juga jadi gak kelihatan” kata Raney.
“Coba kita tanya
dulu ke Pak Nono, siapa tau dia tau tentang buku ini” kata Vonny sambil
mengunyah snack yang ada di mulut nya itu.
“Ya sudah, yuk
kita tanya” kata Athalia.
“Permisi pak,
saya boleh tanya tidak ?” tanya Athalia kepada Pak Nono.
“Tanya apa
nak,?” kata Pak Nono.
“Hemmm… pak ini
buku apa ya ? kok sepertinya kotor sekali dan jarang dibaca oleh anak-anak”
kata Athalia sambil menjulurkan buku misterius itu.
Pak Nono pun
menengok. “Waduh, nak bapak kurang tau buku ini memang nya, kamu dapat dari
mana ?” tanya Pak Nono.
“Saya dapat dari
rak buku yang disana” kata Athalia.
“Kaya nya bapak
kurang tau deh,” kata Pak Nono.
“Oh, ya udah
pak” kata Athalia.
“Ehh.. coba aja
kita liat isi buku nya” kata Raney
“Iya, siapa tau
kita bisa nemuin apa isi buku ini” kata Robert
Ketika Athalia
dan sahabat-sahabat nya ingin membuka buku itu, tiba-tiba bel berbunyi dan saat
nya untuk masuk ke pelajaran kedua.
Kringgg… Kring….
“Yah, sudah
masuk” kata Athalia sambil termenung.
“Iya, sudah
masuk” kata Azhar
“Hmm… oya
pelajaran kedua hari ini kan….” Kata Vonny yang belum selesai bicara.
“Pak David” ucap
mereka berlima dengan kompak dengan gaya terkejut.
Mereka pun
langsung berlari menuju kelas, karena Pak David adalah guru yang sangat tegas
dan displin siapa pun murid yang telat dia akan beri hadiah.
Ketika Pak David
menjelaskan pelajaran, Athalia terlihat sedang memikirkan sesuatu.
“Athalia,Athalia”
kata Raney dengan suara pelan.
Athalia pun
menengok ke arah muka Raney.
“Engg…Engg..
ehhh iya iya ada apa?” kata Athalia.
“Hemm.. Aku
masih mikirin buku yang tadi aku masih penasaran banget, ney” kata Athalia.
“Ya ampun,
dikira ada masalah apa” kata Raney.
“Hehehe,iya”
kata Athalia.
Bel pun berbunyi
saat nya pelajaran Matematika, anak-anak pun membuka tas dan menaruh buku
Matematika ke atas meja.
“Hallo
anak-anak, bagaimana kabar kalian hari ini?” kata Bu Raya
“Baik bu…” kata
Anak-anak.
“Hmm… oke,karena
waktu pelajaran Matematika hari ini bersamaan dengan rapat guru, jadi kalian
boleh ke perpustakaan atau bermain, asalkan jangan berisik dan jangan ke
kantin, mengerti semua?” kata Bu Raya.
“Ngerti bu,”
kata Anak-anak.
“Wah, ini
kesempatan kamu thal buat cari tau apa isi buku itu” kata Raney
“Hemm… Iya bener
ney” kata Athalia.
“Hehehe iya,
kita ajak mereka berempat yuk buat ke perpustakaan” kata Raney
“Ide yang bagus,
yuk!” kata Athalia.
“Azhar,Robert,Vonny,Tania
kalian mau ikut kami ke perpustakaan tidak?” kata Raney.
“Boleh, yuk!”
kata Robert.
“Ayookk!” kata
Vonny,Tania,dan Azhar.
Akhirnya,Athalia
dan kelima sahabat nya pun ke perpustakaan. Sesampai di perpustakaan Athalia
langsung mencari buku misterius itu.
“Duh,, ney buku
nya mana ya.. bantu cari dong” ajak Athalia.
“Hemm.. oke,
Thal” kata Raney.
“Ehhh ehh,,,
kalian berdua lagi cari apa sih?” tanya Azhar.
“Itu loh buku
yang tadi kamu liat tidak?” tanya Athalia.
“Hmmm…. Kayanya
tidak deh, aku bantu cari deh” kata Azhar.
“Athalia… ini
buku nya” kata Raney.
Athalia pun
langsung menghampiri Raney. Ketika Athalia ingin membuka buku itu Azhar melarangnya,
karena biar dibuka bersama-sama saja.
“Aku buka ya
buku nya” kata Athalia.
“Eh, tunggu dulu
kita buka bersama-sama saja” kata Azhar.
“Hemm,,, oke”
kata Athalia.
“Vonny,Robert,Tania
cepat sini” kata Azhar.
“Ada apa ?” kata
mereka bertiga.
“Sudah lihat
saja” kata azhar.
Mereka pun
membuka buku itu bersamaan, dan ketika buku itu bersamaan.
“Aaaaaa……….”
Teriak mereka berenam.
Mereka terbawa
dan masuk kedalam buku itu dan ketika sampai mereka terjatuh.
“Awww..” keluh
mereka berenam.
“Wahh…. Indah sekali”
kata Athalia sambil memuji ke indahan yang ada di tempat yang mereka tidak
kenal.
“Iya, indah
sekali” kata Azhar
“Wahh… Hey!
Disana banyak makanan” kata Vonny.
“Ihh.. kamu ini
gak dimana-mana pikiran nya makanan melulu” kata Tania.
“Hehehe, yaudah
aku mau ke tempat itu ada yang mau ikut gak,nih? “ tanya Vonny.
“Enggak, ahh aku
mau lihat-lihat pemandangan yang lain” seru Athalia.
“Iya,aku juga”
kata Raney.
“Hmm… aku ikut
kamu deh, kebetulan aku lagi laper” kata Tania.
“yaudah, Azhar
sama Robert gak mau ikut?” tanya Vonny.
“Enggak, kita
mau cari pemandangan yang indah-indah lagi” kata mereka berdua.
“Yaudah,yuk Tan”
kata Vonny.
Kemudian, Vonny
dan Tania pun berjalan menuju tempat makanan tersebut, tetapi
Athalia,Raney,Azhar,dan Robert sedang menjelajahi tempat indah tersebut.
“Raney, tempat
nya indah ya… rasanya pengen banget aku tinggal disini!” kata Athalia.
“Iya, Thal aku
juga sama kaya kamu..” kata Raney.
“Azhar!” kata
Robert sambil berteriak.
“Ada apa ?”
jawab Azhar.
“Lihat sini! Ada
sungai, air nya sangat jernih sekali!” kata Robert.
Azhar pun
menghampiri Robert yang ada di samping sungai tersebut.
“Waw!
Subhanallah, jernih sekali” kata Azhar.
“Benarkan kata
ku, bagaimana kalau kita berenang saja?” kata Robert.
“Hemm.. tapi
kita kan tidak bawa pakaian ganti?” tanya Azhar.
“Iya juga ya,”
kata Robert.
Tiba-tiba sebuah
baju muncul yang entah dari mana asal nya.
*Tringg…*
“Eh, itu ada
baju” kata Robert sambil menunjuk kea rah baju tersebut.
“Iya, dari mana
asal nya ya?” kata Azhar sambil kebingungan.
“Tidak tau,
sudah lah kan sudah ada bajunya kita berenang saja sekarang” seru Robert.
“Hemm… iya deh”
kata Azhar yang masih terlihat kebingungan.
Kemudian, Azhar
dan Robert pun berenang, sedangkan Raney dan Athalia sedang berteduh di bawah
pohon.
“Raney! Lihat!
Disana ada taman” kata Athalia sambil menunjuk taman tersebut.
“Wah, Athalia
kita ke sana yuk!” kata Raney.
“Ayo!” seru
Athalia.
“Bunga nya
lucu-lucu sekali ya..” kata Raney.
“Iya,benar lucu
sekali!” kata Athalia.
“Eh, Thal
kira-kira ini tempat apa ya? Semuanya serba indah” kata Raney.
“Aku pun tidak
tahu, Ran” kata Athalia.
“Hmmmm…” kata
Raney
Hari pun semakin
sore dan mereka pun harus pulang karena mereka takut orang tua mereka mencari
mereka.
“Hmm.. kita
pulang yuk! Sudah mau malam nanti orang tua kita mencari kita lagi” kata
Athalia.
“Iya, yuk” kata
Azhar.
“Ehh, tunggu!”
kata Robert.
“Ada apa,
Robert?” kata Athalia.
“Vonny dan Tania
kemana? Kok dari tadi mereka tidak kembali-kembali” kata Robert.
“O,iya mereka
kemana ya?” tanya Raney.
“Aduh, perasaan ku
kok tidak enak ya” kata Azhar.
“Yaudah,
sekarang kita cari mereka dulu” kata Athalia.
Lalu mereka
mencari Vonny dan Tania yang sejak tadi siang tidak kembali-kembali.
“Vonny, Tania”
teriak Raney
“Vonny, Tania…”
teriak Athalia.
“Tan, itu suara
mereka ayo kita pulang” kata Vonny.
“Duh, Von nanti
deh aku kekenyangan banget nih,” kata Tania sambil mengeluh.
“Ayo, nanti
mereka mencari kita” kata Vonny.
“Duuhhh,,” kata
Tania.
Saat Vonny dan
Tania keluar dari tempat yang banyak makanan nya tiba-tiba ada raksasa, Vonny
dan Tania pun terjebak di tempat tersebut. Hari semakin malam
Athalia,Raney,Azhar dan Robert pun kelelahan mencari Vonny dan Tania.
“Aduh, mereka
berdua kemana sih ?” kata Athalia.
“Iya nih, hari
semakin malam kita belum nemuin mereka berdua” kata Raney.
“Disini tidak
ada tempat istirahat ya? Aku capek sekali” kata Robert.
“Sepertinya,
tidak aku juga capek” kata Raney.
“Hemm… eh eh itu
liat deh ada Istana” kata Azhar sambil menunjuk kea rah istana tersebut.
“Hah?!? Istana?”
kata Athalia,Raney,dan Robert sambil terkejut.
“Iya, itu
Istana” kata Azhar.
“Ya udah, kita
kesana saja yuk. Kita istirahat dulu besok kita cari merek berdua lagi” kata
Athalia.
Akhirnya mereka
berempat pun berjalan menuju Istana. Sesampai disana mereka kaget ternyata
pintu nya bisa terbuka sendiri.
“Hemm… Istana
apaan ini?” kata Raney sambil bingung.
“Iya, ajaib
sekali pintu nya terbuka sendiri” kata Robert
“Ya sudah lah,
sekarang kita cari kamar untuk tidur” kata Azhar.
Di keesokan hari
nya.
“Hoaammm…” suara
uapan mereka berempat.
“Hemm.. sudah
pagi, ayok sekarang kita cari Vonny dan Tania” kata Athalia.
“Iya, tapi Thal
aku sangat lapar” kata Raney.
“Iya, aku juga
lapar” kata Robert.
“Hemm… tapi
disini tidak ada makanan, bagaimana caranya mengisi perut kita yang kosong?” kata
Athalia.
“Yah, ya sudah
deh. Yuk sekarang kita cari Vonny dan Tania”
Ketika, mereka ingin
keluar dari pintu istana nya tiba-tiba ada sebuah meja makan yang banyak sekali
makanan nya.
“Waaw… eh
tunggu” kata Raney.
“Ada apa ?” kata
Azhar.
“Lihat deh…” kata
Raney sambil menunjuk kea rah makanan itu.
“Waaw..” kata
Robert sambil terkejut.
“Ya udah,
sekarang kita makan dulu yuk, biar cari Vonny dan Tania nya semangat” kata
Raney.
Athalia,Raney,Azhar,dan
Robert sarapan dulu sebelum mereka mencari Vonny dan Tania. Sedangkan Vonny dan
Tania sedang ketakutan karena raksasa itu menangkap mereka berdua dan di bawa
ke suatu gua.
“Ha.. Ha..
Ha..sekarang kalian tidak bisa kemana-mana” kata Raksasa itu.
Vonny dan Tania
pun ketakutan.
“Apa yang kau
ingin kan dari kami?” tanya mereka berdua.
“Yang aku ingin
kan, aku ingin daging tubuh kalian” kata si Raksasa itu.
“Apakah kau
yakin Raksasa?” tanya Tania.
“Iya, aku yakin
karena badan teman mu yang satu itu sangat aku incar” kata Raksasa.
“Di dalam tubuh
ku ini banyak sekali cacing , karena kami kemarin menghabiskan banyak makanan
tanpa mencuci tangan” ujar Vonny yang sengaja untuk mengbohongi Raksasa
tersebut.
Raksasa pun
menurun kan mereka dari tangan nya, dan raksasa itu termenung.
“Alah, aku tidak
percaya dengan perkataan mu, kau ingin membohongi ku kan” kata Raksasa sambil
mengangkat kembali mereka berdua ke atas lengan tangan nya.
“Tidak, kami
tidak bohong” kata mereka berdua.
Raksasa pun
tidak percaya, dia tetap pada pendirian nya. Kemudian raksasa itu membawa panci
dan membuat api unggun, untuk memasak Vonny dan Tania.
“Hey, raksasa
kau mau ngapain kita?” tegas Vonny.
“Aku, ingin
membuat makanan lezat dari daging kalian, jadi kalian gak boleh kemana-mana.
Ha…Ha…Ha…” kata Raksasa.
Sementara itu
Athalia,Raney,Azhar,dan Robert kembali mencari Vonny dan Tania.
“Ayo! Sekarang
kita harus mencari Vonny dan Tania” kata
Athalia.
“Ayo!” kata
Robert,Raney,dan Azhar.
Kemudia ketika
mereka keluar tiba-tiba ada sebuah kereta kuda.
“Hah?!? Kereta
kuda?” kata mereka berempat.
“Dari mana ya?”
tanya Raney.
“Hemm…. Aku
tidak tau ya sudah sekarang kita naik saja, tapi siapa yang mengendarai?” kata
Athalia.
Tiba-tiba datang
lekaki gagah yang entah dari mana asal nya.
“Hey, kalian mau
saya antar menggunakan kereta kuda ini untuk mencari teman kalian yang hilang?”
kata Lelaki itu.
“Kau? Kau siapa
? dan dari mana asal kau? Dan mengapa kau tau kalau kami ingin mencari teman
kami yang hilang?” kata Azhar.
“Sudah, jangan
banyak nanya ayolah naik kereta kuda ini” kata Lelaki gagah itu.
“Hemmm… yasudah
lah ayo kita naik teman-teman” kata Athalia.
Kemudian mereka
berempat pun berangkat menggunakan kereta kuda itu. Sementara Vonny dan Tania
sedang ketakutan dan mencari pertolongan.
“Tolong….
Tolong…” teriak mereka berdua.
“Hey, kalian
diam! Kalau kalian tidak diam aku akan langsung memasukan kalian ke dalam panci
ini” kata Raksasa itu.
“Tolong….
Tolong…” teriak mereka berdua yang mengabaikan kata-kata raksasa itu.
Tiba-tiba di
luar gua ada seorang peri yang sangat cantik.
“Sepertinya aku
dengar orang sedang berteriak meminta bantuan” ketus peri tersebut.
“Tolong…
Tolong…” teriak lagi mereka berdua.
Peri tersebut
mencari asal suara yang berteriak meminta bantuan. Kemudian Peri cantik itu
mendekati gua dan dia langsung menempelkan telinga nya, untuk mencari tau asal
teriakan itu.
“Tolong…
Tolong…” teriak Vonny dan Tania yang tak henti-henti.
“Hey! Kalian
diam!” kata raksasa itu.
“Hemm…
sepertinya asal suaranya dari sini” kata Peri cantik itu.
“Aku harus
membuka batu besar ini, tapi kekuatan ku hanya sedikit lagi” kata Peri cantik
itu yang sedikit termenung.
Tiba-tiba
Athalia,Raney,Azhar,dan Robert lewat gua tersebut dan lelaki gagah itu melihat
Peri cantik sedang termenung, kemudian kereta kuda yang dikendarainya langsung
berhenti.
“Hey, Carrol kau
sedang apa disini?” tanya lelaki gagah itu yang bertanya kepada Carrol (si peri
cantik).
“Hemm…. Aku
sedang kesulitan, di dalam gua ini ada dua orang yang meminta tolong, aku ingin
menolong nya tetapi kekuatan ku sedikit lagi” kata Carrol.
Athalia dan
Raney pun tidak sengaja mendengar.
“Dua orang?”
kata Athalia dan Raney.
Lalu mereka
berempat turun dari kereta kuda itu.
“Bagaimana kalau
kami bantu? Mungkin saja itu teman kita yang hilang” kata Athalia.
“Hemm… tapi Thal
kita kan tidak memiliki kekuatan?” kata Raney.
“Boleh, sebentar
aku akan memberi sebuah makanan yang akan membuat kalian seperti aku” kata
Carrol.
Mereka berempat
pun diberi sebuah buah dan ketika memakan buah itu... mereka berubah dan
pakaian nya bukan yang tadi lagi.
“Wuiihhh… keren!
Lihat baju ku” kata Robert.
“Ahhh.. kamu
lebay sekali” kata Raney.
“Sudah sekarang
kita tolong Vonny dan Tania” kata Athalia.
Mereka pun
membuka batu yang besar itu dan masuk ke dalam gua nya.
“Hello! Disini
ada orang” kata Carrol.
“Tolong… Tolong…
Tolong…. Kami berdua” teriak Vonny dan Tania.
“Itu! Itu kan
suara Vonny dan Tania” kata Azhar.
“Benar!” kata
Robert.
“Ayo, kita cari
mereka” kata Athalia.
Mereka pun
mencari Vonny dan Athalia. Ketika masuk kedalam sebuah ruangan ternyata mereka
sedang di ikat dan di samping mereka ada raksasa yang sedang memanaskan air dan
memotong-motong bumbu.
“Athalia!” kata
Vonny.
“Sssstt…” kata
Athalia yang sedang ngumpat dibalik dinding.
“Hey, Carrol
bagaimana kita menyerang raksasa itu” kata Athalia.
“Hmmm… sekarang
kamu dan dia (Sambil menunjuk ke arah azhar) buka ikatan mereka dengan
perlahan-lahan” kata Carrol.
“Oke!” kata
Athalia dan Azhar.
Kemudian mereka
pun perlahan-lahan jalan dan membuka ikatan nya, tetapi saat ingin membuka,
Vonny tidak sengaja menyenggol pancin yang di samping nya dan raksasa itu
langsung menengok.
“Hey! Kalian
siapa?” kata raksasa itu.
“Oww..oww..”
kata Vonny,Athalia,Tania,dan Azhar.
“Ayo cepat
lari!” kata Athalia.
Dan tiba-tiba
Raney,Robert,dan Carrol langsung menyirih raksasa itu dengan tongkat ajaib dan
Robert membawa jarring-jaring dan raksasa itu terkurung dan menjadi kecil.
Kemudian raksasa itu dibawa ke luar. Athalia dan keempat sahabat nya bertemu
lagi.
“Ahhh! Maaf kan
kita berdua ya..” kata Vonny dan Tania.
“Iya, gak
kenapa-kenapa kok” kata mereka berempat.
“Hihihi… lihat
nih raksasa nya jadi kecil hohoho” kata Carrol.
“Hahahahha” tawa
mereka berenam.
“Iya, lain kali
jangan sembarangan makan di tempat itu karena itu rumah raksasa” kata Carrol
“Iya, nanti kami
tidak mengulangi nya lagi” kata Vonny dan Tania.
“O,ya kalian
dari mana asal nya? Kenapa bisa sampai disini?” tanya Carrol.
“Ceritanya
panjang, tapi kami ingin pulang karena yang membawa kami kesini buku ajaib”
kata Raney.
“Hemm… mungkin
buku itu” kata Carrol.
“Ya! Buku itu”
kata mereka berenam
“Hemm… sekarang
kami harus pulang, terima kasih atas bantuan nya. Kami kapan-kapan akan
berkunjung kesini lagi” kata mereka berenam.
“Oke, sama-sama
hati-hati ya” kata Carrol.
Mereka berenam
pun masuk kedalam buku itu dan kembali ke sekolah dan bertemu dengan orang tua
mereka.
-Selesai-
Minggu, 31 Maret 2013
Melestarikan Kebudayaan Indonesia
Febryna Chairunnisa
7 PUTRI
TUGAS SENI BUDAYA
Banyak sekali budaya-budaya luar masuk kedalam negara kita, seiring jalan nya globalisasi, seperti teknologi,Walaupun teknologi di era globalisasi ini merupakan dominan dalam kultur kehidupan masa kini dan juga merupakan ketergantungan yang hebat, namun sebaliknya kita harus mewarnai era globalisasi ini dengan di kembangkan nya kebudayaan negeri sendiri contoh nya kita harus melestarikan kebudayaan kita sendiri kemudian di perkenalkan kepada negara-negara lain bahwa ini adalah kebudayaan Indonesia. Karena kebudayaan Indonesia tidak kalah menariknya dengan kebudayaan luar, bahkan kebudayaan di Indonesia Lebih Menarik dan Sangat Indah. Tujuan Mengapa kita perlu Melestarikan Kebudayaan Indonesia ? Tujuannya adalah agar kebudayaan di Indonesia tidak di klaim lagi oleh budaya luar karena sebagian kebudayaan di Indonesia sudah ada yang di klaim oleh negara lain. Contoh nya:
Lumayan banyak kan kebudayaan di Indonesia di klaim ? Maka dari itu mulai hari ini kita harus menjaga, melestarikan, dan mempelajari Kebudayaan di Indonesia. Sayang kan kalau kita tidak melestarikan dan menjaga kebudayaan kita bisa-bisa nanti semua Kebudayaan yang kita miliki di klaim semua.
Buruk :
7 PUTRI
TUGAS SENI BUDAYA
Banyak sekali budaya-budaya luar masuk kedalam negara kita, seiring jalan nya globalisasi, seperti teknologi,Walaupun teknologi di era globalisasi ini merupakan dominan dalam kultur kehidupan masa kini dan juga merupakan ketergantungan yang hebat, namun sebaliknya kita harus mewarnai era globalisasi ini dengan di kembangkan nya kebudayaan negeri sendiri contoh nya kita harus melestarikan kebudayaan kita sendiri kemudian di perkenalkan kepada negara-negara lain bahwa ini adalah kebudayaan Indonesia. Karena kebudayaan Indonesia tidak kalah menariknya dengan kebudayaan luar, bahkan kebudayaan di Indonesia Lebih Menarik dan Sangat Indah. Tujuan Mengapa kita perlu Melestarikan Kebudayaan Indonesia ? Tujuannya adalah agar kebudayaan di Indonesia tidak di klaim lagi oleh budaya luar karena sebagian kebudayaan di Indonesia sudah ada yang di klaim oleh negara lain. Contoh nya:
![]() |
| Reog Ponorogo |
![]() |
| Batik Cirebon [ MEGA MENDUNG ] |
![]() |
| Angklung |
![]() |
| Tari Tor-Tor - Sumatera Utara - |
Dampak-Dampak Baik dan Buruknya, Karena Masuknya Budaya Asing :
Baik :
- Modernisasi yang berdampak pada kemajuan pembangunan
- Kemajuan Teknologi yang terbatas
- Perubahan dan peningkatan pada perekonomian bangsa
- Mudah mendapatkan informasi melalui jaringan internet
- Berkembangnya Ilmu Pengetahuan
- Jiwa sosial semakin berkurang
- Hilang nya rasa nasionalisme
- Lunturnya norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat
- Budaya bangsa semakin terabaikan kelestariannya
- Hilang jati diri baik bangsa, maupun para remaja
Sabtu, 24 November 2012
Sabtu, 13 Oktober 2012
7PI
Hey,,,, :D sekarang mau ngepost tentang 7PI.
7PI kelas yang sekarang aku tempati =) di 7PI ada 34 murid... cewe semua loh ada yang kembar lagi >< :p ada Aura,Nia,Defita,Arieska,Raina,Dheana,Nabila,Puput,Adil,Sabila,Riani,Ilma,Fida,Putri,Ane,Cinta,Huwaida,Salsa,Ajeng,Hanifah,Hanny,Dhila,Kiara,Yovita,Hanna,Ina,Yasmin,Risma,Meilissa,Shafira,Zella,Silvana,Tasya. Semuanya seru-seru ^^ ya,, tapi walaupun punya teman baru di 7PI tapi UMAR gak bakal dilupain ^^
Mau liat foto-foto nya ? :p cekidot :p
7PI kelas yang sekarang aku tempati =) di 7PI ada 34 murid... cewe semua loh ada yang kembar lagi >< :p ada Aura,Nia,Defita,Arieska,Raina,Dheana,Nabila,Puput,Adil,Sabila,Riani,Ilma,Fida,Putri,Ane,Cinta,Huwaida,Salsa,Ajeng,Hanifah,Hanny,Dhila,Kiara,Yovita,Hanna,Ina,Yasmin,Risma,Meilissa,Shafira,Zella,Silvana,Tasya. Semuanya seru-seru ^^ ya,, tapi walaupun punya teman baru di 7PI tapi UMAR gak bakal dilupain ^^
Mau liat foto-foto nya ? :p cekidot :p
Sabtu, 04 Agustus 2012
MOS - Masa Oreantasi Siswa -
Berangkat dari rumah jam 06:00 soalnya jam 06:30 harus udah sampai sana nah terus berangkat sampai di sekolah udah ada Arieska,Meilissa, Nia sama anak" lain [Yang Ikut Mos] dan kakak kelas / kakak osis nah terus di suruh isi lembaran yang ada di meja isi nya itu nama,jam kedatangan [misalnya 06:15] TTL, Asal sekolah terus masuk kedalem aula yaudah akhirnya dapet barisan kedua soalnya bangku nya di jejerin gitu trs pas mulai kita disuruh keluarin buku tulis kosong sama minta tanda tangan kakak osis yang tanda tangan nya dapet banyak bakal di kasih hadiah, tapi saya dapet nya sedikit jadinya gak dapet heheh :p terus waktu mau pulang kita disuruh bawa keperluan buat besok [10-July]
- Baju Hitam Putih
- Buah Rege
- Air Pucuk 300ml
- Air dari pegunungan 1500ml
- Tahu Sipit
- Topi Wisuda
- Nem Tag
- Butiran Salju
- Matahari diatas butiran salju
- simerah lonjong
- bantal isi susu basi
- sendal biru
- pulpen faster dikasih nama
- buku tulis di sampul merah putih
- Baju muslim biru + rok [gak boleh pake jeans]
- sepatu hitam + kaos kaki putih
- pakaian olahraga
- sendal jepit
- handuk kecil warna putih
- nasi merah putih
- unggas kebakaran [ayam bakar]
- kedelai berjamur pakai jaket [tempe goreng kasih tepung]
- roti isi coklat
- Air Dari Empang Sebelah [ Air Mineral ADES]
- ASI Sapi Asam [Yoghurt]
- Buah Cinta Merah [Apel]
- Teh Manis 600ml
- Baju Olahraga
- Baju Batik + Rok Hitam
- Sepatu Hitam
- Kaos Kaki Putih
- Kerudung Putih
- Handuk Kecil
- Makanan bebas tidak mangandung santen,pedas atau mie goreng
- air mineral 1500ml
- roti toge gagal
- air teh manis 600ml
- buah orens 2
- kado minimal harga nya 10000
- kesan dan pesan
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)











